RADAR POS, AMBON - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menegaskan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan melalui program penyediaan perumahan layak huni. Penegasan tersebut disampaikan dalam seremoni Serah Terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran (TA) 2025 yang berlangsung di Desa Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Selasa (03/03/2026).

Dalam penyampaiannya, Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Maluku serta dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku atas realisasi program BSPS di Kota Ambon.

"Kami menyampaikan terima kasih karena bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Ambon," ungkap Walikota.

Dirinya, menegaskan program BSPS sejalan dengan visi pembangunan Pemkot Ambon, khususnya dalam pengentasan kemiskinan yang menjadi agenda prioritas daerah. Menurutnya, persoalan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Ambon bukan hanya soal kondisi fisik bangunan, tetapi juga terkendala berbagai persyaratan administratif.

"Secara kasat mata rumah memang tidak layak huni, tetapi ketika berhadapan dengan syarat administrasi sering terkendala. Misalnya harus terdata dalam desil 1 sampai 4, persoalan Kartu Tanda Penduduk (KTP), hingga status pekerjaan," ucap Walikota.

Selain persoalan administrasi, kendala kepemilikan lahan turut menjadi hambatan utama. Pemerintah tidak dapat melakukan perbaikan rumah apabila status tanah bukan milik penerima manfaat.

"RTLH tidak bisa diperbaiki kalau tanah bukan miliknya. Ini yang menjadi kendala di Kota Ambon," ujar Walikota.

Pada kesempatan tersebut, Bodewin juga menitipkan perhatian kepada Pemprov Maluku dan kementerian terkait terhadap persoalan tiga kelompok eks pengungsi di Kota Ambon, yakni pengungsi Silo, Kayeli, dan Air Manis yang hingga kini belum memperoleh hunian tetap.

Wattimena menyebutkan, terdapat sekitar 471 Kepala Keluarga (KK) eks pengungsi yang telah hampir 25 tahun menanti realisasi pembangunan rumah khusus dari Pempus. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari penyuratan hingga koordinasi dengan kementerian teknis.

"Perencanaan sudah siap, dokumen administrasi lengkap, namun sampai hari ini belum ada program yang menjawab kebutuhan mereka. Kami mohon dukungan agar persoalan ini bisa segera dituntaskan," kata Walikota.

Walikota berharap, sinergi antara Pempus, Pemprov, dan Pemkot dapat terus diperkuat guna memastikan masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Ambon memperoleh hunian layak, sekaligus menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan BSPS kepada perwakilan penerima manfaat, dilanjutkan dengan peninjauan langsung lokasi rumah yang telah direnovasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Gubernur Maluku, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku atau yang mewakili, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Maluku beserta jajaran, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkot Ambon dan Pemprov Maluku, Raja Negeri Hative Kecil, Kepala Desa Poka, tokoh masyarakat, serta para penerima bantuan. (MRP.ID)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top