RADAR POS, AMBON - Peringatan Hari Perempuan Internasional di Kota Ambon berlangsung penuh semangat kebersamaan dan komitmen. Kegiatan yang digelar dilapangan Merdeka Ambon, Rabu (11/03/2026) itu menjadi momentum memperkuat perlindungan serta pemberdayaan perempuan di Maluku.
Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kuatnya kolaborasi di lintas sektor dalam mendukung isu kesetaraan gender.
Mewakili Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, SH, S.I.K, M.Si, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan aparat keamanan terhadap upaya perlindungan perempuan.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Abdullah Vanath (AV) menegaskan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perempuan.
Salah satunya melalui penguatan lembaga perlindungan seperti Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pusat Pembelajaran Keluarga diberbagai wilayah.
Menurut AV, langkah ini penting untuk memastikan perempuan tidak hanya mendapatkan perlindungan hukum, tetapi juga akses yang setara dalam bidang sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah.
"Perempuan harus mendapat ruang yang adil untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan," tegasnya.
Peringatan ini juga menjadi refleksi atas perjuangan panjang perempuan dalam meraih hak-haknya, sekaligus dorongan untuk terus mempercepat terwujudnya kesetaraan gender ditingkat lokal maupun global.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditutup dengan Buka Puasa Bersama (Bukber) seluruh tamu undangan. Suasana tersebut mencerminkan semangat persatuan dalam memperjuangkan hak dan perlindungan perempuan.
Melalui momentum ini, Pemerintah Daerah (Pemda) bersama aparat dan organisasi masyarakat diharapkan semakin solid dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan setara bagi perempuan di Provinsi Maluku.
Perlu diketahui, acara tersebut dipimpin oleh Wagub Provinsi Maluku, Abdullah Vanath, Kombes Pol. Rositah Umasugi dan dihadiri berbagai unsur penting daerah, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TP-PKK Provinsi dan Kota, serta organisasi perempuan seperti Persit dan Jalasenastri. (MRP)
0 Comments:
Posting Komentar