RADAR POS, AMBON - Musyavwarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku tahun 2026 resmi digelar di Kota Ambon, Selasa (14/04/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa (HL), dan dihadiri oleh para kepala daerah se-Provinsi Maluku, termasuk Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel.

Hendrik Lewerissa, menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi fase penting dalam akselerasi pembangunan daerah. Setelah periode sebelumnya difokuskan pada penguatan fondasi, kini Pemerintah Daerah didorong untuk bergerak lebih cepat dalam merealisasikan berbagai program prioritas.

Lanjut dikatakan, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan antara Pemerintah Pusat (Pempus) dan Pemerintah Daerah (Pemda). Dengan perencanaan yang matang, program pembangunan diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Dirinya, juga mengingatkan bahwa dinamika global serta perubahan kebijakan nasional yang berdampak pada kapasitas fiskal daerah harus disikapi dengan bijak. Kondisi tersebut, kata dia, justru menjadi tantangan yang mendorong pemerintah untuk bekerja lebih efektif, inovatif, dan adaptif.

Dalam kesempatan itu, Gubernur HL turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Keterlibatan berbagai pihak, mulai dari Pempus, Pemda, dunia usaha, akademisi hingga masyarakat, dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, capaian pembangunan Maluku sepanjang tahun 2025 turut dipaparkan dalam forum tersebut. Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat mencapai 5,44% pada triwulan IV, melampaui rata-rata nasional.

Untuk itu, disisi lain angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan hingga masuk kategori tinggi.

Tak hanya itu, Maluku juga mencatat kemajuan dalam tata kelola pemerintahan dan keterbukaan informasi publik. Pemda berhasil keluar dari kategori risiko tinggi dalam pengawasan, sekaligus meraih sejumlah penghargaan ditingkat nasional.

Kedepan, Pemprov Maluku terus mendorong percepatan berbagai proyek strategis, seperti pengembangan Blok Masela, pembangunan Bendungan Wayapo, serta Maluku Integrated Port (MIP). Selain itu, program sosial-ekonomi seperti bantuan Rumah Layak Huni (RLH), penguatan kampung nelayan, dan peningkatan gizi masyarakat tetap menjadi prioritas.

HL menegaskan, berbagai capaian tersebut bukanlah tujuan akhir. Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong kesejahteraan masyarakat Maluku secara berkelanjutan.

Perlu diketahui, Kegiatan Musrenbang RKPD 2026 Maluku dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, Bupati Maluku Tengah (Malteng), Zulkarnain Awat Amir, dan Kepala daerah dari 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku serta Forum tahunan ini juga turut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat. Musrenbang menjadi wadah penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah sekaligus menyelaraskannya dengan agenda pembangunan nasional. (MRP.ID)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top