RADAR POS, AMBON - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan seni musik dikalangan generasi muda, khususnya musik ukulele yang kini semakin populer di Kota Ambon. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan seni budaya yang melibatkan komunitas kreatif dan musisi muda daerah.

Wakil Walikota Ambon, Ely Toisutta, mengatakan perkembangan musik ukulele di Ambon menjadi sinyal positif bagi kemajuan ekosistem seni dan budaya di Kota Musik Dunia. Menurutnya, minat generasi muda terhadap alat musik tersebut terus meningkat dari waktu ke waktu.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Walikota saat menghadiri kegiatan "Senandung Jukulele: Merajut Melody Warisan" yang berlangsung di Gedung Teater Paulus Pea, Taman Budaya Karang Panjang, Selasa (12/05/2026).

Ia menilai kehadiran berbagai event musik dan budaya menjadi ruang penting bagi anak-anak muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengembangkan bakat dibidang seni musik. Pemerintah daerah, lanjut dikatakan, akan terus membuka ruang kolaborasi bagi komunitas seni agar kegiatan serupa dapat terus berkembang di Ambon.

"Selain memberikan dukungan moril, Pemkot Ambon juga disebut aktif memfasilitasi pelaksanaan pertunjukan seni dan kegiatan budaya yang melibatkan komunitas lokal," ucap Toisutta.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga identitas Ambon sebagai kota dengan kekuatan musik yang kuat ditingkat nasional maupun internasional.

Wakil Walikota, turut mengapresiasi peran komunitas musik lokal dan dukungan Kementerian Kebudayaan yang dinilai konsisten menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda Ambon.

"Ia menyebut keberlangsungan kegiatan musik ukulele hingga beberapa kali pelaksanaan menunjukkan adanya kepercayaan besar terhadap potensi seni budaya di kota Ambon," ujar Toisutta.

Menurutnya, musik bukan sekadar hiburan, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kota Ambon. Karena itu, keterlibatan anak-anak muda dalam kegiatan seni budaya perlu terus didorong agar kecintaan terhadap musik dapat tumbuh sejak dini.

"City of Music bukan hanya slogan, tetapi sudah menjadi denyut kehidupan masyarakat Kota Ambon," demikian Toisutta. (MRP.ID)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top