RADAR POS, DOBO - Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, melantik 47 guru yang mendapat penugasan sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut berlangsung di Kota Dobo, Jumat (23/10/2026).
Pelantikan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kepemimpinan disatuan pendidikan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik di Kepulauan Aru.
Dalam penyampaiannya, Bupati Kaidel menegaskan bahwa jabatan Kepsek bukan sekadar posisi administratif atau jenjang karier bagi seorang guru. Lebih dari itu, jabatan tersebut merupakan amanah besar yang menuntut tanggungjawab, dedikasi, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, kepsek memiliki peran strategis dalam menentukan arah perkembangan sekolah, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, dan memastikan setiap peserta didik memperoleh pelayanan pendidikan yang berkualitas.
"Kepsek adalah nakhoda utama disatuan pendidikan. Ditangan Bapak dan Ibu sekalian, mutu masa depan anak-anak generasi penerus Jargaria dipertaruhkan," tegas Bupati Aru.
Ia menjelaskan, penugasan guru sebagai Kepsek mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepsek.
Regulasi tersebut, lanjutnya, menuntut Kepsek memiliki kemampuan memimpin pembelajaran, mengelola satuan pendidikan, mengembangkan inovasi, serta menjaga integritas moral dalam melaksanakan tanggungjawabnya.
Bupati Kaidel berharap, para Kepsek yang baru dilantik mampu membawa perubahan positif dilingkungan kerja masing-masing. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, menyenangkan, serta memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dan kreativitasnya.
EMPAT LANGKAH STRATEGIS KEPSEK
Untuk mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan, Bupati Kaidel menginstruksikan para Kepsek segera mengambil langkah nyata setelah menerima penugasan.
Pertama, membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh unsur sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, hingga orang tua murid. Kepsek diharapkan mampu menjadi pemimpin yang terbuka, merangkul semua pihak, serta mengedepankan kerjasama dalam menyelesaikan persoalan pendidikan.
Kedua, meningkatkan mutu pembelajaran dan menegakkan disiplin. Bupati Kaidel mengingatkan bahwa kedisiplinan harus dimulai dari Kepsek sebagai teladan bagi guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Evaluasi kinerja secara berkala juga perlu dilakukan untuk memastikan proses pendidikan berjalan sesuai tujuan.
Ketiga, menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk pelanggaran. Para Kepsek diminta tidak menyalahgunakan kewenangan serta menghindari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Mereka juga diingatkan untuk menjauhi narkoba, Minuman Keras (Miras), perjudian, dan perilaku lain yang dapat merusak nama baik profesi guru maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).
Keempat, membangun lingkungan sekolah yang sehat dan berkarakter. Penanaman nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan hidup rukun harus menjadi bagian dari pendidikan sehari-hari. Selain itu, kebiasaan hidup bersih dan sehat perlu diterapkan agar sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi contoh positif bagi masyarakat sekitar.
PENDIDIKAN SEBAGAI FONDASI KEMAJUAN ARU
Lebih lanjut, Bupati Kaidel menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan memiliki keterkaitan erat dengan visi pembangunan Kabupaten Kepulauan Aru periode 2025 - 2029, yakni "Kepulauan Aru yang Maju, Mandiri, dan Harmonis Berbasis Ekosistem Ekonomi Laut Arafuru".
Menurut ia, upaya mewujudkan masyarakat yang maju dan mandiri harus dimulai dari pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan yang berkualitas. Karena itu, kepemimpinan sekolah harus dijalankan dengan kesungguhan, kepedulian, dan tanggungjawab.
Dirinya berharap, 47 Kepsek yang baru dilantik dapat menerjemahkan visi pembangunan daerah tersebut melalui peningkatan kualitas belajar mengajar, pembinaan karakter peserta didik, serta pengelolaan sekolah yang profesional dan berorientasi pada pelayanan.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Aru, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Aru, para staf ahli Bupati, asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, rohaniawan, saksi, serta para guru yang menerima penugasan sebagai Kepsek.
Mengakhiri penyampaiannya, Bupati Kaidel menyampaikan selamat kepada seluruh Kepsek yang baru dilantik. Ia mengajak semua pihak memperkuat kerjasama dan menyatukan komitmen untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Aru.
Pemerintah daerah berharap, kepemimpinan baru disatuan pendidikan mampu melahirkan lingkungan belajar yang lebih berkualitas serta mendukung terwujudnya Kepulauan Aru yang cerdas, sehat, dan sejahtera. (MRP.ID)
0 Comments:
Posting Komentar