RADAR POS, TNS - Komitmen pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi perhatian utama dalam visitasi lapangan penilaian Lomba Desa Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tahun 2026 di Negeri Ameth, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS), Kabupaten Maluku Tengah, Senin (19/10/2026).
Kunjungan tim penilai TP-PKK Provinsi Maluku tersebut menjadi kesempatan bagi TP-PKK Negeri Ameth untuk memperlihatkan pelaksanaan berbagai program pemberdayaan keluarga yang melibatkan kader dan masyarakat setempat.
Ketua TP-PKK Kabupaten Maluku Tengah, Asnawiyah Sahubawa, menegaskan bahwa lomba PKK tidak semestinya hanya berorientasi pada penghargaan atau predikat terbaik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana program PKK memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.
Menurut Asnawiyah, keberhasilan gerakan PKK tidak cukup dinilai dari penampilan administrasi maupun persiapan saat tim penilai melakukan kunjungan. Hal terpenting adalah dampak program yang dirasakan langsung oleh keluarga, mulai dari peningkatan kesehatan anak, kesejahteraan rumah tangga, pemberdayaan perempuan hingga kemandirian masyarakat.
“Lomba ini bukan sekadar tentang siapa yang terbaik, bukan pula semata-mata untuk meraih penghargaan. Lebih dari itu, lomba ini merupakan panggung pengabdian, tempat kerja tulus para kader diuji, diapresiasi, dan diperkuat demi mewujudkan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, gerakan PKK memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang sehat, sejahtera, mandiri, dan bermartabat. Karena itu, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK perlu dilakukan secara konsisten dengan melibatkan pemerintah negeri, kader, serta seluruh elemen masyarakat.
Asnawiyah juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Negeri Ameth, para kader PKK, dan masyarakat yang telah mempersiapkan pelaksanaan visitasi tersebut melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.
Ia berharap proses penilaian berlangsung secara objektif serta menghasilkan masukan konstruktif yang dapat digunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di Negeri Ameth maupun Kabupaten Maluku Tengah secara umum.
“Negeri Ameth hendaknya tidak hanya dinilai berdasarkan apa yang ditampilkan selama visitasi, tetapi juga dari semangat pengabdian, ketulusan dalam bekerja, serta manfaat nyata yang telah diberikan kepada keluarga dan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Asnawiyah mengajak seluruh kader PKK agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas program, serta membangun sinergi yang lebih erat dengan pemerintah negeri dan masyarakat.
Menurutnya, keberlanjutan gerakan PKK sangat bergantung pada keterlibatan aktif para kader dalam menjawab kebutuhan keluarga dan lingkungan. Dengan demikian, program yang dijalankan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong perubahan positif dalam kehidupan masyarakat.
Melalui visitasi ini, TP-PKK Negeri Ameth diharapkan dapat terus mengembangkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang evaluasi dan pembelajaran bagi para kader untuk meningkatkan kualitas pengabdian, sehingga gerakan PKK semakin berkontribusi dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan mandiri di Kabupaten Maluku Tengah. (PATEK)
0 Comments:
Posting Komentar