Bank Indonesia Provinsi Maluku
RADAR POS, AMBON - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Bambang Pramasudi mengatakan, perputaran uang di Maluku masih dalam taraf normal.

“Kalau di bulan Januari 2019 itu, kecenderungannya setelah tahun baru kita melayani pemenuhan masyarakat melalui perbankan, uang keluar dari BI, kemudian bulan Januari uang masuk lagi ke BI sebesar Rp937 miliar,” katanya di Ambon, Senin (18/02/2019).

Tetapi, lanjutnya, melihat proyeksi menghadapi kegiatan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) di bulan April, data dari perbankan ternyata belum ada permintaan kenaikan yang signifikan, jadi masih dalam taraf yang norma-normal saja.

Bambang menjelaskan, berdasarkan data BI Maluku kebutuhan untuk bulan April hanya sekitar Rp190 miliar.

Itu, tambahnya, yang akan disiapkan sebulan kemudian, mengingat di bulan Mei sudah memasuki bulan Ramadhan dimana ada kenaikan kebutuhan dari perbankan sekitar Rp695 miliar.

“Sebetulnya berapapun kebutuhan masyarakat melalui perbankan BI selalu siap untuk melayani permintaan dan juga kualitas,” katanya.

Kemudian secara rutin BI tetap melaksanakan penarikan uang yang lusuh dan ditukar dengan uang baru.

Menurut dia, BI juga sudah melakukan kerja sama dengan 17 bank di daerah ini untuk melayani masyarakat yang melakukan penukaran uang pecahan kecil mulai dari Rp20.000 ke bawah.

Di Kantor Perwakilan BI Maluku, setiap hari Jumat pagi ada juga kegiatan penukaran uang yang lusuh dengan uang yang baru.

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top