RADAR POS, DOBO - Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel turun langsung ke lokasi konflik antara Desa Longgar dan Desa Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Jumat (02/01/2026). Kehadiran orang nomor satu (1) di Bumi Jargaria itu disambut positif oleh masyarakat karena dinilai mampu meredam situasi yang sebelumnya sempat memanas.
Konflik antara warga dua (2) desa tersebut terjadi, Kamis (01/01/2026), dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta dua lainnya mengalami luka parah. Bentrokan dipicu aksi saling serang antar kelompok pemuda dari kedua desa sekitar pukul 16.00 WIT.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa bermula dari dugaan pengeroyokan terhadap dua pemuda Desa Longgar oleh sekelompok pemuda Desa Apara. Insiden tersebut kemudian memicu aksi balas dendam dengan menggunakan Senjata Tajam (Sajam) hingga menimbulkan korban jiwa.
Bupati Kaidel tiba dilokasi bersama Albert Perwira Sihite, didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Aru serta Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Kawasan Permukiman Kepulauan Aru. Rombongan langsung memantau situasi, meninjau lokasi kebakaran, serta mengunjungi rumah-rumah warga yang terdampak konflik.
Dalam kesempatan itu, Bupati Timotius juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan balas dendam.
"Kami hadir disini untuk memberikan dukungan dan memahami situasi. Kami berharap warga dapat menjaga kedamaian dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi," ungkap Bupati Kepulauan Aru.
Dirinya, juga memerintahkan Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Kepala BPBD Kepulauan Aru untuk segera mendata seluruh kerugian materiil yang dialami warga dikedua desa tersebut sebagai dasar penanganan lebih lanjut oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab).
Ditempat yang sama, Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite menegaskan pihaknya telah menerjunkan puluhan personel gabungan guna mengendalikan situasi dan mencegah bentrokan susulan.
"Kami akan terus melakukan upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah ini," tegas Kapolres Kepulauan Aru.
Sihite juga, mengimbau warga agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang beredar serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum di Polres Kepulauan Aru.
Terpantau dilapangan, kondisi di Desa Longgar dan Desa Apara kini mulai berangsur kondusif. Pemkab Aru bersama aparat keamanan berkomitmen terus melakukan langkah-langkah persuasif guna meredakan ketegangan dan mencari solusi damai demi mengakhiri konflik yang terjadi.
Sejumlah warga mengapresiasi kehadiran Bupati Timotius Kaidel dilokasi kejadian. "Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Bupati Aru disini. Kami berharap beliau dapat membantu menyelesaikan konflik ini dan membawa kedamaian bagi kedua desa," pungkasnya. (MRP)
0 Comments:
Posting Komentar