RADAR POS, AMBON - Respons cepat Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan seorang pendaki yang mengalami Hipotermia saat melakukan pendakian dikawasan Gunung Kayu Satu, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Minggu (21/06/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Muhammad Syafi'i Al Faruq Dahlan (18) tahun, mahasiswa yang bersama enam (6) rekannya melakukan pendakian dan berkemah dikawasan gunung tersebut sejak, Sabtu (20/6/2026) malam.
Insiden terjadi ketika kondisi cuaca dan suhu dingin dilokasi pendakian menyebabkan korban mengalami Hipotermia pada dini hari. Rekan-rekan korban kemudian menghubungi pihak berwenang untuk meminta bantuan evakuasi.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon menerima laporan sekitar pukul 05.30 WIT. Setelah menerima informasi tersebut, tim penyelamat segera dikerahkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 18 kilometer dari kantor SAR.
Setibanya di Desa Batu Merah, tim berkoordinasi dengan masyarakat setempat sebelum melakukan pendakian menuju titik keberadaan korban. Upaya penyelamatan berlangsung cepat hingga korban berhasil ditemukan sekitar pukul 06.57 WIT dalam kondisi sadar dan selamat.
Tim SAR kemudian memberikan penanganan medis awal dilokasi sebelum mengevakuasi korban ke Rumah Sakit (RS) Siloam Ambon untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi. Menurutnya, keberhasilan operasi tersebut merupakan hasil kerjasama yang baik antara personel SAR dan masyarakat setempat.
Operasi penyelamatan melibatkan personel Basarnas Ambon bersama warga sekitar dengan dukungan sejumlah peralatan, antara lain kendaraan operasional penyelamat, perlengkapan medis, serta perangkat komunikasi.
Setelah korban berhasil dievakuasi dan mendapat penanganan medis, operasi SAR resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu mempersiapkan kondisi fisik, perlengkapan pendakian yang memadai, serta memperhatikan faktor cuaca guna menghindari risiko Hipotermia saat berada dikawasan pegunungan. (MRP)
0 Comments:
Posting Komentar