RADAR POS, JAKARTA - Gubernur Hendrik Lewerissa bersama sejumlah kepala daerah di provinsi Maluku terus memperkuat langkah untuk memperjuangkan pembangunan infrastruktur strategis diwilayah kepulauan, terutama dalam menghadapi ancaman abrasi pantai dan dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan masyarakat pesisir.
Upaya tersebut dibahas dalam audiensi bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Arnold Ritiauw, yang berlangsung di Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (11/05/2026).
Pertemuan itu menjadi momentum penting untuk mendorong percepatan pembangunan sektor pengairan dan perlindungan wilayah pantai di Maluku.
Berbagai kebutuhan prioritas disampaikan dalam pertemuan tersebut, mulai dari pembangunan talud penahan ombak, pengamanan kawasan pesisir, penyediaan air bersih, hingga pembangunan bendungan dan embung guna memperkuat ketahanan air di daerah kepulauan.
Dirjen SDA, Arnold Ritiauw yang juga mantan Danrem 151/Binaiya ini menegaskan, Pemerintah Pusat (Pempus) siap mendukung kebutuhan infrastruktur di Maluku melalui kerjasama yang kuat dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Menurutnya, pembangunan akan berjalan maksimal apabila seluruh pihak bergerak bersama sesuai kewenangan masing-masing.
Ia juga memastikan Kementerian PUPR akan memprioritaskan sejumlah program mendesak yang berkaitan langsung dengan perlindungan kawasan pesisir dan kebutuhan air masyarakat.
Ritiauw, mengaku memahami kondisi geografis di Maluku yang terdiri dari wilayah kepulauan karena pernah bertugas di jajaran Kodam XV/Pattimura. Pengalaman tersebut membuatnya memahami tantangan yang dihadapi masyarakat, terutama terkait akses air bersih dan ancaman abrasi di daerah pesisir.
Dalam kesempatan itu, Ritiauw meminta seluruh Pemda segera menyiapkan dokumen masterplan pembangunan sebagai syarat percepatan realisasi bantuan program dari Pempus.
Audiensi tersebut turut dihadiri yaitu, Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, Bupati Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Thaher Hanubun, Walikota Tual, Ahmad Yani Renuat, Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri, Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Ricky Jauwerissa, serta Hadir pula Kepala Dinas PUPR Maluku, Hendrik Joseph Tamtelahitu.
Pada akhir pertemuan, para kepala daerah juga menyerahkan dokumen masterplan usulan pembangunan kepada Dirjen SDA melalui Plt. Kepala Dinas PU Maluku, disaksikan langsung oleh Gubernur Maluku. (MRP)
0 Comments:
Posting Komentar