RADAR POS, MASOHI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu langkah nyata yang kini memasuki tahap akhir adalah pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Holo, Kecamatan Amahai, yang diproyeksikan segera beroperasi.
Bupati Kabupaten Malteng, Zulkarnain Awat Amir, SP, M.AP bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Maluku melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar.
Rombongan disambut oleh Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Maluku, Conny Lelepary, yang memaparkan perkembangan pembangunan proyek tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan, progres pembangunan, Jumat (10/07/2026) telah mencapai sekitar 88%. Berbagai fasilitas utama telah selesai dibangun, mulai dari gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), asrama putra dan putri, kantin, rumah ibadah, hingga dapur yang akan menunjang kebutuhan para siswa selama tinggal dilingkungan sekolah.
Pemerintah juga telah menetapkan jadwal operasional awal Sekolah Rakyat. Sebanyak 330 siswa dijadwalkan mulai memasuki asrama pada 13 Juli 2026. Sehari setelahnya, para peserta didik akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai tanda dimulainya aktivitas pendidikan disekolah tersebut.
Bupati Zulkarnain AA, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan pembangunan Sekolah Rakyat. Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut menjadi tonggak penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
"Terwujudnya Sekolah Rakyat merupakan harapan besar masyarakat Kabupaten Malteng. Kami berharap sekolah ini mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki daya saing untuk membangun daerah dimasa depan," ucap Bupati Malteng.
Ia menambahkan, Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi sarana pendidikan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam membuka kesempatan belajar yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Dengan sistem pendidikan berasrama dan fasilitas yang memadai, sekolah ini diharapkan mampu menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, mandiri, dan siap menghadapi tantangan zaman," ujar Bupati Malteng.
Pemkab Malteng optimistis penyelesaian pembangunan akan berjalan sesuai target sehingga Sekolah Rakyat dapat segera beroperasi secara penuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadirannya diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak generasi emas Bumi Pamahanunusa yang berpendidikan dan berdaya saing. (MRP)
0 Comments:
Posting Komentar