Kantor Bupati Kabupaten Maluku Tengah
RADAR POS, MASOHI - Berdasarkan keputusan Menteri Keuangan tahun 2021 dana transfer Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Alami Pemotongan Sebesar 29 Milyar.

Hal ini dikatakan, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan aset Daerah Kabupaten Maluku Tengah Jainudin Ali, SE, M.AP Kepada Awak Media, Sabtu (27/02/2021) di Masohi.

Menurutnya, tahun 2021 ini sudah ada keputusan menteri keuangan yang mana daerah diharuskan untuk melakukan Recofosing karena kondisi keuangan negara yang belum menentu berkaitan pendapatan Nasional.

Dengan adanya perubahan kebijakan secara nasional maka akan berdampak pada program-program yang sudah siap dilaksanakan di daerah.

Untuk itu, saat ini Pemda kab. Malteng harus berproses dalam kaitan melakukan Recofosing, yang mana harus membuat perencanaan kembali.

"Yang mana harus kita tunda untuk ditunda dan ada yang memang tidak bisa ditunda, untuk menghadapi Recofosing, pemerintah daerah harus selalu siap untuk berproses bersama masyarakat, itulah pentingnya pemerintah daerah ditengah-tengah masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, kebijakan pemerintah sudah diberlakukan pada tahun anggaran 2020, karena kondisi keuangan secara nasional sedikit bermasalah, terutama pada dana transfer karena pengaruh Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Oleh karena itu ada kebijakan-kebijakan secara nasional  terhadap pengelolaan keuangan daerah, yang mana kepada semua daerah dilakukan pemotongan dana transfer.

"Dengan adanya pemotongan akan berdampak pada semua program pemerintah yang telah dicanangkan," ucapnya.

Namun, untuk pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, dengan kebijakan tersebut masih bisa mengelola keuangan dengan baik dan mengakhiri tahun 2020 dengan baik pula.

Walaupun demikian, menurutnya masih ada beberapa kekurangan yang dirasakan, tetapi kondisi Kab. Malteng dalam kaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan masih tetap aman dan stabil.

Ia menambahkan, serapan anggaran di Kabupaten Maluku Tengah cukup maksimal sesuai dengan dana yang telah ditransfer kepada pemerintahan Kabupaten Malteng.

"Ditambahkan pula pada tahun 2021 ini, masih dirasakan kondisi yang hampir sama dengan tahun 2020, karena Pandemi Covid-19 belum berakhir," tutupnya. (RPT)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top