RADAR POS, AMBON - Sebuah mobil mini bus merek Daihatsu Sigra berwarna coklat metalik dengan nomor polisi DE 1491 AT terbakar diruas Jalan Pierre Tandean, Negeri Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu (28/01/2026) sekitar pukul 15.15 WIT. Peristiwa tersebut sempat menyebabkan kemacetan arus lalu lintas disekitar lokasi kejadian.

Mobil tersebut diketahui milik SA, seorang pekerja swasta yang berdomisili di Negeri Batu Merah, dan saat masih dalam proses penyelidikan ungkap Kasi Humas Polresta, Ipda Janet Luhukay saat di temui Media ini, Jumat (30/01/2026).

Menurut keterangan saksi mata, Nicolas Patty (35), kejadian bermula saat dirinya hendak menyeberang jalan menuju pasar oleh-oleh ikan asar. Ia melihat gumpalan api keluar dari dalam mobil yang sedang melintas, sehingga langsung memberhentikan kendaraan tersebut dan memperingatkan pengemudi bahwa mobilnya terbakar.

"Mendengar teriakan tersebut, pengemudi langsung keluar dari mobil dan berupaya membuka pintu bagian belakang. Namun api dengan cepat membesar sehingga pengemudi menjauh untuk menyelamatkan diri," ucap Saksi.

Melihat kobaran api semakin membesar, warga sekitar dan para pengendara yang melintas berinisiatif menghentikan satu unit mobil tangki air untuk membantu memadamkan api. Selanjutnya, pada pukul 15.32 WIT, dua unit mobil pemadam kebakaran hutan dan lahan (Darkarhutla) milik Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Maluku tiba dilokasi dan melakukan pemadaman.

Tak berselang lama, pada pukul 15.35 WIT, tiga unit mobil pemadam kebakaran Kota Ambon bersama personel Polsek Sirimau juga tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membantu pemadaman, mengamankan lokasi, serta mengatur arus lalu lintas. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 WIT dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Pada pukul 16.10 WIT, Unit Identifikasi Polresta Ambon tiba di TKP dan melakukan olah TKP dengan memasang garis polisi serta mengumpulkan bahan keterangan dari sejumlah pihak.

Berdasarkan hasil sementara olah TKP, petugas menemukan satu unit pompa celup dan empat jeriken plastik berwarna biru berukuran 35 liter yang telah terbakar. Dugaan awal, kebakaran disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik pada kendaraan.

Selain itu, berdasarkan keterangan masyarakat setempat, pengemudi mobil diduga kerap membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dalam jumlah besar untuk dijual kembali kepada para pengecer.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiil dilaporkan terjadi pada warung bakso bakwan Malang Mas Jarno, berupa kerusakan kaca gerobak dan kulkas pendingin dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta. (MRP)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top