RADAR POS, AMBON - Walikota Ambon, Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan etika dalam bermedia sosial menyusul pertemuannya dengan dua aktivis yang sebelumnya viral karena menyebarkan selebaran berisi hujatan terhadap dirinya. Pertemuan tersebut berujung pada perdamaian dan keputusan untuk mencabut laporan polisi yang sempat diajukan Pemerintah Kota Ambon.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan antara Walikota Ambon dengan dua aktivis, Mujahidin Buano dan Rumbau, yang beberapa hari terakhir menjadi sorotan publik di media sosial. Ketiganya sepakat menyelesaikan persoalan secara dialogis sebagai sesama basudara warga Kota Ambon.
"Basudara warga Kota Ambon, saat ini saya bersama dengan adik Mujahidin Buano dan adik Rumbau. Beberapa hari terakhir kita disibukkan dengan pemberitaan di media sosial terkait flayer yang beredar, sehingga Pemerintah Kota Ambon sempat melaporkan adik-adik ini ke pihak kepolisian," ungkap Wattimena di Ambon, Jumat (30/01/2026).
Wattimena menjelaskan, pertemuan tersebut menjadi ruang refleksi bersama untuk saling mengintrospeksi diri atas kesalahan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan tanpa menyisakan polemik.
"Hari ini kita bertemu, berbicara sebagai kakak dan adik, sebagai orang tua dan anak. Semua persoalan ini telah terselesaikan. Mereka berdua meminta maaf kepada saya, dan saya pun meminta maaf kepada mereka," ucap Wattimena.
Menurut Wattimena, peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh masyarakat Kota Ambon, khususnya dalam menyikapi perbedaan pandangan serta penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggungjawab.
"Ini memberikan pelajaran bagi kita semua tentang bagaimana membangun hidup orang basudara di Kota Ambon. Sakit hati dan perbedaan pandangan pasti ada, tetapi hidup saling mengasihi dan saling mengampuni jauh lebih penting untuk membangun kota ini," tegas Wattimena.
Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan damai tersebut, Walikota Ambon memastikan laporan polisi terhadap kedua aktivis akan segera dicabut.
"Dengan pertemuan kami bertiga hari ini, kami sudah meminta kuasa hukum untuk segera menarik laporan polisi. Masalah ini selesai. Kita berharap semua pihak menghentikan pembahasan terkait hal ini," ujar Wattimena.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk mengalihkan energi ke hal-hal positif demi kemajuan Kota Ambon. "Pastikan kita menggunakan energi positif kita untuk membangun Ambon yang sama-sama kita cintai, dengan dasar saling menghargai, saling menghormati, dan tidak saling menyakiti satu dengan yang lain," demikian Wattimena. (MRP.ID)
0 Comments:
Posting Komentar