RADAR POS, AMBON - Memasuki hari keempat, Minggu (12/04/2026), operasi pencarian dan pertolongan (SAR), tim gabungan masih terus berupaya menemukan seorang nelayan yang dilaporkan hilang disekitar perairan Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Sejak pagi hari, tim SAR yang terdiri dari berbagai unsur dikerahkan untuk menyisir disejumlah titik yang telah dipetakan sebelumnya. Area pencarian mencakup diperairan sejauh kurang lebih 27 mil laut, mulai dari sekitar Pulau Saparua hingga ke perairan Pulau Haruku.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon menyampaikan bahwa upaya pencarian terhadap korban, Roy Souhoka (41), terus dilakukan secara intensif. Namun hingga menjelang sore, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Seluruh area yang menjadi fokus pencarian telah disisir, namun hasilnya masih nihil. Operasi akan dilanjutkan kembali esok hari," ungkapnya.

Diketahui, Roy Souhoka dilaporkan terjatuh dari perahu longboat disekitar perairan Desa Haria. Peristiwa tersebut sempat disaksikan oleh nelayan setempat yang langsung melakukan pencarian awal, namun tidak membuahkan hasil. Laporan kemudian diteruskan oleh pihak Kecamatan Saparua ke Basarnas Ambon untuk mendapatkan bantuan SAR pada 9 April 2026.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, diantaranya Basarnas Ambon, aparat kecamatan dan kepolisian setempat, serta masyarakat. Dalam proses pencarian, tim menggunakan perahu karet milik Basarnas dan longboat milik warga.

Kondisi cuaca selama operasi dilaporkan hujan ringan dengan angin bertiup dari arah barat daya hingga barat dengan kecepatan sekitar 20 knot. Tinggi gelombang diperairan relatif rendah, berkisar 0,5 meter.

Rencananya, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan harapan korban segera ditemukan. (MRP)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top