RADAR POS, AMBON - Pelaksanaan Operasi Ketupat Salawaku tahun 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah/2026 Masehi diwilayah hukum Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease resmi ditutup, Rabu (25/03/2026). Meski operasi berakhir, upaya menjaga stabilitas keamanan tetap dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi menghadapi sejumlah agenda penting keagamaan dan tradisi masyarakat, seperti perayaan Hari Raya Ketujuh di Negeri Mamala - Morela serta Hari Raya Paskah yang akan datang.

Evaluasi pelaksanaan operasi digelar di Mapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease dipimpin langsung Kapolresta, Kombes Pol. Dr. Yoga Putra Prima Setya. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan Operasi Ketupat berjalan dengan baik berkat sinergi antara kepolisian dan berbagai instansi terkait.

"Situasi kamtibmas selama operasi berlangsung relatif aman dan kondusif," kata Kapolresta Ambon.

Namun demikian, hasil evaluasi juga mengungkap sejumlah catatan penting. Terjadi peningkatan beberapa kasus menonjol, diantaranya satu (1) kasus penemuan mayat diarea bawah Jembatan Merah Putih (JMP) yang merupakan Icon Kota Ambon, peningkatan kasus pencurian sebanyak sepuluh (10) laporan, serta kenaikan angka kecelakaan lalu lintas hingga 53,7% dibanding tahun sebelumnya.

Menyikapi hal tersebut, Polresta Ambon akan mengintensifkan KRYD dengan fokus pada penindakan peredaran Minuman Keras (Miras), yang dinilai menjadi salah satu pemicu utama tindak kriminal, terutama kasus penganiayaan.

Melalui Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janete Luhukay, pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum, tanpa mengesampingkan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap potensi tindak pencurian. Warga diminta memastikan keamanan rumah saat ditinggalkan, tidak menaruh barang berharga ditempat terbuka, serta kembali mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

Dalam aspek lalu lintas, kepolisian juga mengingatkan pentingnya disiplin berkendara, seperti penggunaan helem, tidak mengemudi dalam pengaruh alkohol, serta mematuhi rambu-rambu demi keselamatan bersama.

Polresta Ambon, berharap peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan tetap terjaga, sehingga situasi di Kota Ambon senantiasa aman, tertib, dan kondusif ditengah berbagai agenda keagamaan yang berlangsung. (MRP)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top