RADAR POS, AMBON - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali menampung berbagai aspirasi masyarakat melalui program Walikota dan Wakil Walikota Jumpa Rakyat (WAJAR). Forum dialog ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi kepada Pemerintah Daerah (Pemda).

Pantauan Media ini, kegiatan yang berlangsung diula Balai Kota Ambon, Jumat (06/03/2026) itu dipimpin langsung Plt. Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Robby Sapulette, serta dipandu Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfo Sandi) Kota Ambon, Ronald H. Lekransy.

Dalam dialog tersebut, sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari pengurusan administrasi kependudukan, Bantuan Sosial (Bansos), persoalan pendidikan, hingga kondisi infrastruktur jalan yang rusak dibeberapa wilayah di Kota Ambon.

Untuk itu, menanggapi keluhan warga masyarakat terkait pengurusan santunan duka yang melewati batas waktu administrasi, Sapulette menegaskan pentingnya koordinasi antar instansi agar masyarakat tidak dipersulit dalam mengurus dokumen yang dibutuhkan.

"Kita harus mencari solusi agar warga tidak dipersulit dalam proses pengurusan. Jangan sampai hanya karena santunan duka sejumlah tertentu, masyarakat harus bolak-balik ke berbagai dinas hingga mengeluarkan biaya transportasi yang lebih besar," ungkap Plt. Sekkot.

Dirinya, meminta agar mekanisme koordinasi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan Dinas Sosial (Dinsos) dapat diperbaiki, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke berbagai instansi untuk mengurus dokumen yang sama.

Selain itu, Sapulette juga menyoroti persoalan internal komite sekolah yang dilaporkan oleh sejumlah Orang Tua (Ortu) Murid. Ia meminta pihak sekolah agar segera memfasilitasi rapat bersama Ortu Murid untuk mencari solusi apabila terjadi ketidaksepakatan di dalam struktur komite.

"Jika komite sekolah tidak berjalan dengan baik atau tidak ada kesepakatan di internal mereka, maka sekolah harus mengambil langkah dengan memfasilitasi Rapat bersama Ortu Murid untuk mengevaluasi dan menentukan langkah selanjutnya," ucap Plt. Sekkot.

Dalam kesempatan itu juga, Sapulette mengingatkan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kelompok masyarakat rentan, seperti janda dan anak yatim yang membutuhkan dukungan dari Pemda.

"Kita harus memberikan perhatian kepada para janda dan anak yatim. Ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk mencari solusi bagi mereka," tambah Plt. Sekkot.

Selain masalah sosial, kondisi infrastruktur jalan rusak yang menjadi akses utama menuju sentra produksi pertanian juga menjadi perhatian Pemkot Ambon. Menurutnya, akses tersebut sangat penting karena mendukung distribusi hasil pertanian masyarakat.

"Jika jalan tersebut merupakan status jalan kota, maka Pemkot memiliki kewajiban untuk memperbaikinya. Kita akan segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki akses jalan menuju sentra produksi pertanian tersebut," demikian Plt. Sekkot. (MRP.ID)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top