RADAR POS, AMBON - Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang diperairan Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), masih belum membuahkan hasil hingga hari kedua operasi SAR, Jumat (10/04/2026).

Tim SAR Gabungan yang dipimpin oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon kembali melanjutkan operasi sejak pagi hari dengan menyisir disejumlah titik yang telah dipetakan sebelumnya. Pencarian dilakukan secara intensif disekitar lokasi kejadian, meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Hujan ringan yang disertai kabut serta angin dengan kecepatan sekitar 20 knot dari arah barat daya hingga barat sempat menghambat jarak pandang tim dilapangan. Meski demikian, upaya penyisiran tetap dilakukan menggunakan berbagai sarana, termasuk kapal Rigid Buoyancy Boat (RBB) milik Basarnas serta longboat milik warga setempat.

Hingga menjelang sore, tanda-tanda keberadaan korban belum juga ditemukan. Operasi SAR pun untuk sementara dihentikan dan direncanakan akan kembali dilanjutkan pada hari ketiga, Sabtu (11/04/2026).

Korban diketahui bernama Roy Souhoka (41), seorang nelayan asal Desa Haria. Ia dilaporkan terjatuh dari perahu longboat saat melaut disekitar perairan desa tersebut. Insiden itu sempat disaksikan oleh nelayan lain yang berada disekitar lokasi, namun upaya pencarian awal yang dilakukan warga belum berhasil menemukan korban.

Informasi kejadian kemudian dilaporkan oleh pihak Kecamatan Saparua kepada Basarnas Ambon, Kamis (09/04/2026), sehingga operasi SAR resmi dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, aparat kepolisian setempat, pemerintah kecamatan, hingga masyarakat.

Hingga kini, harapan masih tertuju pada kelanjutan pencarian di hari berikutnya, dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (MRP)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top