RADAR POS, TNS - Memasuki periode cuaca panas dan kering, warga RT 04 Desa Usliapan, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS), Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik dikawasan permukiman, lahan perkebunan maupun hutan.
Imbauan tersebut disampaikan Ketua RT 04 Desa Usliapan, M. Tanate, menyikapi kondisi kemarau panjang " Fenomona El Nino" yang dapat membuat rerumputan, dedaunan dan lahan menjadi lebih mudah terbakar. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi bersama agar tidak menimbulkan kebakaran yang merugikan masyarakat.
"Saya mengimbau khususnya seluruh warga RT 04 Desa Usliapan, Jalan Lintas Seram, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di lahan maupun kawasan permukiman," ungkap Matheos Tanate saat ditemui disela-sela aktivitas membersihkan lahan perkebunan pala, cengkih dan kelapa miliknya, Selasa (25/08/2026).
Ia menjelaskan, pencegahan kebakaran harus dimulai dari lingkungan masing-masing. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menjadi sumber api, terutama ketika kondisi lingkungan sedang kering dan angin bertiup kencang.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan, lanjut ia, adalah kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan. Puntung rokok yang masih menyala jika dibuang diantara rumput atau daun kering dapat dengan mudah memicu munculnya api.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak membakar sampah secara sembarangan. Api dari pembakaran sampah dapat dengan cepat merambat ke lahan perkebunan maupun kawasan lain disekitarnya apabila tidak diawasi dengan baik.
"Warga RT 04 jangan membakar sampah sembarangan. Dalam kondisi kering seperti ini, api bisa dengan cepat meluas," tegasnya.
Pemimpin Redaksi media yang akrab disapa PATEK itu menekankan bahwa upaya mencegah kebakaran bukan semata-mata menjadi tanggungjawab petugas pemadam kebakaran. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam mengantisipasi sumber-sumber api sejak dari lingkungan tempat tinggal.
Menurutnya, kesadaran dan kepedulian warga menjadi kunci untuk menjaga keamanan lingkungan selama kondisi kemarau panjang. Dengan kewaspadaan bersama, risiko kebakaran yang dapat menyebabkan kerugian material bahkan mengancam keselamatan jiwa dapat ditekan.
"Keselamatan warga dan lingkungan merupakan tanggungjawab kita bersama. Mari kita sama-sama menjaga dan mencegah hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan maupun lahan," tandasnya.
Ia berharap, imbauan tersebut dapat meningkatkan kepedulian masyarakat RT 04 Desa Usliapan untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan api. Ia juga mengajak seluruh warga menjaga lingkungan secara bersama-sama agar tetap aman selama periode cuaca panas dan kering. (MRP)
0 Comments:
Posting Komentar