RADAR POS, MASOHI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng) menyiapkan langkah Strategis dalam menekan Angka Kemiskinan Ekstrem, Perumusan Kegiatan dalam Upaya menciptakan Kolaborasi dan Sinergitas Program serta Kerjasama dengan seluruh Stakeholder.

Antisipasi itu dilakukan dalam Rapat Sinergitas Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim. Berlangsung dilantai III Kantor Bupati Malteng, yang dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Malteng, DR. Rakib Sahubawa, S.Pi, M.Si di Masohi pada, Senin (20/11/2023).

Beberapa Faktor Penyebab Kemiskinan Ekstrem adalah Upah Kerja Minimum yang tidak memadai, Taraf Hidup Masyarakat yang Buruk dan meningkatnya Angka Pengangguran setiap tahun tanpa adanya tambahan Kesempatan Kerja.

Pj Bupati Malteng, Rakib Sahubawa katakan, salah satu Program Pengentasan Kemiskinan adalah Program Pemerintah Bank dan Bisnis (PBB) merupakan salah satu Program yang pernah lakukan di tahun sebelumnya yang suda dilakukan Pemkab Malteng seperti Inovasi OPEN.

"Sebanyak 1 Milyar Rupiah yang kita Anggarkan. Walaupun masih ada beberapa yang belum Intervensi. Yang Terpenuhi hanya 300 Juta, itu dianggarkan untuk membayar Bunga Pinjaman. Ini Bagian dari Aksi Penanggulangan Kemiskinan juga," katanya.

Ditempat yang sama, Direktur Bank Maluku Maluku Utara (Malut), Pierre E. Mahulette mengatakan, Persoalan Kemiskinan sampai Tingkat Ekstrem, maka perlu Pembenahan yang Maksimal. Solusinya kata Mahulette adalah tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) buat Program disetiap Desa.

"Yaitu setiap OPD diharapkan punya Program Masing-masing untuk setiap Desa Binaan, Anak Asuh dan Komoditas Unggulan lainnya. Untuk dilakukan Pembinaan dalam meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat," ucapnya.

Hadir dalam Rapat itu, Pj Bupati Malteng, Rakib Sahubawa Direktur PT. Bank Maluku-Malut, Pierre E. Mahulette, Ketua Baznas Malteng, Ibrahim Umarella dan Ketua Tim Percepatan Pembangunan, Hadi Basalamah serta OPD Terkait Pemkab Malteng. (RPF)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top