RADAR POS, AMBON - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon resmi menutup Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap satu (1) orang penumpang KM Sangian yang dilaporkan melompat ke laut diperairan Pulau Geser, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah, menjelaskan bahwa operasi SAR telah dilaksanakan selama tujuh (7) hari sejak 30 Januari 2026, namun hingga hari terakhir pencarian, Tim gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Operasi SAR hari ketujuh resmi dihentikan. Upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal oleh Tim SAR Gabungan, namun tidak membuahkan hasil," ujar Arafah, Kamis (05/02/2026).

Ia menyampaikan, sejak hari pertama operasi, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Bula dan unsur potensi SAR lainnya dibagi ke dalam dua (2) Search and Rescue Unit (SRU) guna memperluas area pencarian disekitar lokasi kejadian.

Namun, hingga evaluasi akhir yang dilakukan bersama keluarga korban dan seluruh unsur SAR, tidak ditemukan petunjuk maupun tanda-tanda keberadaan korban. Dengan demikian, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

"Atas nama Basarnas Ambon, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang telah terlibat dan bekerja maksimal selama operasi berlangsung," tambah Arafah.

Diketahui sebelumnya, korban bernama, Suhari Usman (40), salah satu penumpang KM Sangian dengan rute Fak-fak, Kabupaten Papua Barat (PB) menuju Pulau Geser, Kabupaten SBT. Korban diduga melakukan aksi nekat dengan melompat dari kapal, Rabu (29/01/2026) sekitar pukul 04.00 WIT diperairan Pulau Geser. Upaya pencarian awal oleh pihak kapal juga telah dilakukan selama beberapa jam, namun tidak menemukan korban.

Dalam operasi SAR ini, unsur yang terlibat antara lain yaitu, Unit Siaga SAR Bula, Polairud Bula, dan TNI Angkatan Laut (AL). Adapun alat utama dan peralatan SAR yang dikerahkan meliputi Rigid Inflatable Boat (RIB), Speedboat, serta Rescue car.

Sementara itu, kondisi cuaca dilokasi pencarian dilaporkan berawan, dengan angin Barat Laut hingga Barat berkecepatan sekitar 22 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter. (MRP)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top