RADAR POS, AMBON - Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 13 pendaki yang mengalami kendala saat turun dari Gunung Simalopu, Desa Liang, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Senin (08/06/2026) dini hari. Tiga diantaranya mengalami kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan medis, yakni hipotermia, sesak napas, dan cedera pada pergelangan kaki.
Operasi penyelamatan dilakukan setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon menerima laporan dari seorang warga bernama Aksel, Minggu (07/06/2026) malam sekitar pukul 22.45 WIT. Dalam laporannya, ia meminta bantuan evakuasi terhadap sekelompok pendaki yang mengalami kesulitan dikawasan pegunungan tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim SAR Ambon segera bergerak menuju Desa Liang dan tiba sekitar pukul 23.58 WIT. Setelah berkoordinasi dengan masyarakat setempat, tim kemudian menyusun strategi penyelamatan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).
Kepala Seksi Operasi Basarnas Ambon, Andry Azwan Henaulu, menjelaskan bahwa satu tim ditempatkan di Pos 1 untuk menjaga jalur komunikasi, sementara dua tim lainnya melakukan pendakian menuju lokasi para pendaki.
Sekitar pukul 01.53 WIT, delapan pendaki berhasil ditemukan oleh SRU 2. Dalam kelompok tersebut, satu orang mengalami hipotermia dan langsung mendapatkan pertolongan pertama dilokasi. Selang beberapa menit kemudian, SRU 3 menemukan lima pendaki lainnya, termasuk dua orang yang mengalami sesak napas dan cedera pergelangan kaki.
"Seluruh korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Setelah mendapatkan penanganan awal, mereka kemudian dievakuasi turun menuju Pos 1," ungkap Andry.
Pada pukul 03.30 WIT, seluruh pendaki berhasil tiba di Pos 1 dengan selamat. Tiga pendaki yang mengalami gangguan kesehatan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tulehu untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan pendaki tersebut memulai pendakian Gunung Simalopu pada 06 Juni 2026 sekitar pukul 12.00 WIT. Setelah bermalam dikawasan gunung, mereka memulai perjalanan turun pada 07 Juni. Namun saat berada disekitar Puncak Ewang, beberapa anggota rombongan mengalami kelelahan dan gangguan kesehatan sehingga membutuhkan bantuan evakuasi.
Operasi penyelamatan melibatkan personel Basarnas Ambon, masyarakat Desa Liang, serta tenaga medis dari RSUD Tulehu. Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan dipastikan dalam kondisi aman, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Keberhasilan operasi ini menjadi bukti pentingnya koordinasi cepat antara masyarakat dan tim penyelamat dalam menangani situasi darurat dikawasan pegunungan yang memiliki medan cukup menantang. (MRP)
0 Comments:
Posting Komentar