RADAR POS, AMBON - Ny. Lisa M. Wattimena menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai Bunda Guru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Ambon dengan memberikan perhatian nyata terhadap kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Menurut Lisa Wattimena, pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni maupun pemberian gelar, tetapi menjadi tanggungjawab moral untuk ikut hadir, peduli, serta memberikan dukungan kepada para guru, orang tua, dan seluruh pihak yang berkepentingan dengan dunia pendidikan.

Hal itu disampaikannya usai dikukuhkan sebagai Bunda Guru PGRI Kota Ambon dalam rangkaian Pelantikan dan Pengukuhan Bunda Guru Kota Ambon serta Konferensi Kerja I PGRI Kota Ambon di Kamari Hotel, Kamis (20/08/2026).

Lisa menyebut pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik peserta didik. Menurutnya, pembentukan karakter, akhlak, kepedulian, dan kemampuan anak untuk hidup berdampingan dengan sesama juga menjadi bagian penting yang harus mendapat perhatian.

"Menjadi Bunda Guru adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggungjawab bagi saya. Ini bukan sekadar gelar, tetapi panggilan untuk hadir, peduli, mendukung, serta memberikan keteladanan bagi dunia pendidikan di Kota Ambon," ucapnya.

Ia menilai keberhasilan pendidikan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Sekolah dan guru, lanjut Lisa, tidak dapat bekerja sendiri dalam mendidik anak. Dukungan keluarga, pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

Wattimena pun mengajak PGRI, pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, serta masyarakat memperkuat sinergi untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, ramah anak, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

Selain itu, ia mendorong agar nilai-nilai kearifan lokal di Maluku tetap menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Semangat persaudaraan, gotong royong, toleransi, saling menghargai, serta nilai Pela Gandong dinilai penting untuk terus ditanamkan kepada anak-anak di Kota Ambon.

"Anak adalah generasi masa depan penerus bangsa. Mereka membutuhkan pendidikan yang berkualitas, tetapi juga membutuhkan kasih sayang, perhatian, perlindungan, dan contoh yang baik dari orang-orang disekitarnya," ujarnya.

Lisa mengakui dunia pendidikan akan menghadapi berbagai tantangan kedepan. Namun, ia optimistis persoalan tersebut dapat diatasi apabila seluruh pemangku kepentingan mampu menjaga komunikasi, kebersamaan, dan semangat kerjasama.

Dirinya, juga memberikan penghargaan kepada para guru yang selama ini tidak hanya menjalankan tugas mengajar, tetapi turut berperan dalam membentuk karakter peserta didik.

"Saya percaya sungguh bahwa para guru telah memberikan pembelajaran yang terbaik dan pendidikan karakter bagi anak-anak. Tetapi, mari kita tetap rapatkan barisan, jaga soliditas, dan terus nyalakan pengabdian ini," tuturnya.

Wattimena berharap para guru terus diberikan kesehatan, kekuatan, serta hikmat dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Baginya, pengukuhan sebagai Bunda Guru menjadi titik awal untuk memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi kemajuan pendidikan di Kota Ambon.

"Jangan ukur pengabdian dari seberapa besar yang kita terima, tetapi ukurlah dari seberapa banyak kebaikan yang mampu kita berikan," tegasnya.

Diakhir sambutannya, Ia berharap seluruh elemen pendidikan dapat berjalan dalam satu semangat untuk melahirkan generasi Kota Ambon yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta mampu membawa nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan.

Perlu diketahui, kegiatan tersebut turut dihadiri Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena, bersama Istri, Lisa M. Wattimena, Ketua PGRI Provinsi Maluku beserta jajaran, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Kepala Kantor Agama (Kemenag) Kota Ambon, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkot Ambon, pengurus MKKS SMA/SMK dan SMP, K3S Kota Ambon, IGTKI Kota Ambon, peserta Konferensi Kerja I PGRI Kota Ambon. (MRP.ID)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top