RADAR POS, MASOHI - Melalui Dana Alokasi Kusus (DAK) Tahun 2022, Dinas Ketahanan Pangan dan Hurtikultura Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng).

Salah satu hal Penting yang tengah dilakukan Pemerintah dan Gapoktan Negeri Rutah Kecamatan Amahai adalah Pembangunan Pamadatan Infrastruktur Pertanian berupa Jalan Usaha Tani (JUT) atau Jalan Pertanian pada, Kamis (06/10/2022).

Perlu diketahu bawah, Pembuatan dan Pemadatan JUT ini melalui Pengusulan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Hurtikurtura Malteng untuk mengAlokasikan DAK, dan telah diterima satu Paket Jalan Tani dengan Volume sebesar 100 Juta, Panjang Jalan 600 Meter serta 150 hari Kerja, terhitung dari hari Pertama Kerja pada 01 Oktober 2022 yang dikerjakan oleh para Pentani Gapoktan Negeri Rutah.

Dalam hal ini, selaku Penjabat (Pj) Negeri Rutah, Djumadi Latarissa, saat ditemui Media ini katakan, Pembangunan JUT yang dilaksanakan oleh Gapoktan HJR Negeri Rutah melalui Pemadatan, merupakan hal sangat bermanfaat yang menjadi harapan Masyarakat Tani Negeri Rutah.

Jalan Usaha Tani ini akan mempermudah para Petani untuk menjangkau Areal Pertanian, maka dari itu ketersediaan Fasilitas berupa JUT menjadikan Akses ke Lahan Pertanian juga semakin baik serta Jalan Pertanian ini akan memutus Cost Produksi yang besar dan memberi banyak manfaat untuk Petani.

"Jalan Usaha Tani akan memperluas Daya Jangkau Distribusi hasil Pertanian serta meningkatkan Pendapatan Petani di Negeri Rutah," kata Latarissa.

Karena itu, melalui JUT yang merupakan Prasaranan Transportasi pada Kawasan Pertanian untuk memperlancar Mobilitas Alat Mesin Pertanian dan Pengangkutan Sarana Produksi menuju Lahan Pertanian dan menuju tempat Pengolahan dan Pasar.

JUT di Kawasan Pertanian Hultikultura Negeri Rutah sepanjang 600 Meter ini menjadi Akses Utama untuk mempermudah Petani dalam Usaha Pertanian.

"Karena Petani Hultikultura Gapoktan HJR Negeri Rutah selama ini mendambakan Jalan tersebut," ucap Latarissa.

Harapan Masyarakat Tani semoga selalu Mendapat Perhatian dari Pemkab, Provinsi maupun Pusat, karena hamparan Pertanian ditanami Cabe sebagai Komoditi Unggulan Gapoktan HJR Negeri Rutah, dan Tamanan Hultikultura lainnya. Sehingga khusunya Pasar di Kota Masohi adalah sebagian dari hasil Pertanian Hultikultura dari Negeri Rutah.

"Terima kasih untuk Dinas Ketahanan Pangan dan Hurtikultura Kabupaten Malteng dalam memberikan Kegitan kepada Kelompok Tani Gapoktan Negeri Rutah," ujar Latarissa.

Kami sangat Bersyukur dengan adanya Pemadatan Jalan Tani dan ini menjadi sangat bermanfaat bagi Penani dalam Mendistribusikan hasil Pertanian.

"Semoga hal ini dapat menjadi Perhatian dari Pemerintah Kabupaten Malteng dan Dinas-Dinas Terkait Kiranya Kegiatan dari Petani Gapoktan ini selalu menjadi Perhatian sehingga dapat meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dalam mengandalkan Hasil Ketahanan Pangan Daerah di Daerah ini," tutup Latarissa.

Dalam kesempatan ini, Ketua Gapoktan HJR Negeri Rutah juga katakan, Gapoktan Haruo Jaya Negeri Rutah ini dibentuk pada Tahun 2021 dengan dasar Pemikiran bersama kami serta Bpk. Kabit Hurtikurtura dan Pemerintah Negeri Rutah, sehingga dikukuhkan Gapoktan Haruo Jaya Rutah ini oleh Kadis Ketahanan Pangan dan Hurtikurtura Kabupaten Malteng.

"Mempunyai kelebihan, Gapoktan Haruo Jaya Negeri Rutah ini telah didetapkan oleh Kementrian Pusat Dirjen Hurtikurtura sebagai "Kampung Hurtikurtura" sehingga Gapoktan ini dilebelkan sebagai Penyuplai Caberawit Terbesar di Maluku." ungkap Ketua Gapoktan HJR.

Sebagai Ketua Gapoktan Haruo Jaya saya Mewakili para Petani meminta dan Mengharapkan agar kedepannya ada Perhatian Khusus dari Pemerintah atau Swasta yang mana mau melihat JUT ini untuk lebih baik kedepanya, dalam hal ini kami juga menginginkan adanya Jalan Peningkat Produksi menjadi Jalan Aspal atau Pemadanatan Laped.

"Sehingga Gapoktan HJR dapat meningkatkan Distribusi Pertanian, serta membuat Pertanian semakin Maju di Negeri Rutah," tutup Ketua Gapoktan HJR. (RPF)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top