RADAR POS, TNS - Kondisi dampak musibah banjir yang melanda negeri Messa kecamatan Teon Nila Serua (TNS) kabupaten Maluku Tengah (Malteng) pada, Selasa (14/05/2024).

Bertempat di kali Wai Tone pada, Sabtu (18/05/2024). Penjabat Kepala Pemerintah Negeri (KPN) Mesa Bpk. Wellem Sarioa ungkapkan, hal ini cukup memperihatinkan dari meluapnya air sungai Wai Tone mengakibatkan air mengalir masuk sampai ke pemukiman warga sekitar pukul 17.00 WIT. Dan ada 17 rumah serta 7 warga yang harus diungsikan kerumah warga yang tidak mengalamami dampak banjir.

Menurutnya, berdasarkan kondisi ini seperti yang dijelaskan oleh bagian kesra katakan, sudah beberapa tahun lalu menjadi langganan banjir dikalau musim penghujan tiba.

"Sudah ada upaya dari negeri Messa untuk mengatasi, tetapi tidak maksimal karena pernah terjadi kejadian sebelumnya dan dibiayai kegiatan normalisasi serderhana oleh warga masyarakat dengan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) seharusnya anggaran itu diperutukan untuk meningkatkan pemberdayaan," kata Pj KPN Messa.

foto sungai Wai Tone

Tetapi karena kebutuhan Emergency untuk menghindari adanya dikepung banjir susulan. Selanjutnya, maka kegiatan itu dilaksanakan dan hari ini ada kegiatan masyarakat dilokasi.

Sebagai Pj KPN, dirinya mendorong masyarakat untuk lakukan kegiatan apa adanya, dengan gunakan alat seadanya. Dengan berdasarkan kondisi sistem penganggaran yang tidak memadai dan ini kegiatan aktifitas masyarakat dalam rangka normalisasi.

lanjut dikatakan, ia meminta ada kontribusi. Jadi selama kejadian hari selasa kemarin Pak. Camat TNS dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Malteng sudah turun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan ke warga terdampak dan sedang diproses.

foto banjir kepung rumah warga

Dirinya mengharapkan, kepada Pemerintah terhususnya Balai Sungai Provinsi Maluku untuk melihat hal ini, karena untuk menormalisasi sungai Wai Tone ini dibutuhkan anggaran cukup besar.

"Tindaklanjut kegiatan ini Pj KPN serta masyarakat akan membuat laporan dampak banjir beberapa tahun kemarin serta empat hari lalu kepada pemerintah dan sebagai warga negara indonesia akan mengawal dikarenakan ini kepentingan masyarakat bayak," pungkasnya.

Pantauan media ini dilapangan, masyarakat negeri Messa dibantu Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Waipia. (RPT)

0 Comments:

Posting Komentar

 
Radar Pos © 2015. All Rights Reserved.
Top